0
Iqballez  Cara Deteksi Kondisi Sasis Mobil Bekas | Selain soal penampilan dan mesin, kondisi sasis atau rangka perlu dicermati pula. Terlebih jika Anda tidak memeroleh service record mobil incaran.

Sasis atau rangka berguna untuk menyangga bodi, mesin, transmisi, suspensi dan kemudi. Sasis bisa mengalami kerusakan akibat tabrakan atau sering mengangkut beban berlebih.

Nah, sasis yang rusak membuat beberapa komponen tidak terpasang dengan presisi. Hal ini membuat karakter berkendara mobil dapat berubah. Ini beberapa tips cara mendeteksi sasis mobil bekas.

Celah Antar Dua Panel Bodi
Lihatlah celah antar dua panel bodi. Seperti celah antara kap mesin dan panel sepatbor, atau di area pintu samping dan bagasi. Jika Anda menemui celah dengan kerenggangan berbeda di sisi pangkal dan ujung, berarti posisi panel sudah tidak benar. Hal ini mengindikasikan sesuatu telah terjadi di area itu.

Cermati Posisi Roda
Perhatikan apakah badan salah satu roda lebih menjorok keluar dibanding yang lain. Cermati posisi roda ini dengan membandingkan sisi kiri dan kanan mobil, baik dilihat dari depan maupun belakang. Jika hal itu terjadi, bisa jadi sasis telah mengalami pergeseran.

Posisi Komponen yang Pakai Baut
Untuk melihat dari kolong mobil, perhatikan posisi beberapa komponen yang menggunakan baut pengait, clamp atau pengelasan. Jika tampak baru atau tampak lebih bersih dibanding area sekitarnya, ada kemungkinan sudah ada tindakan yang dilakukan pada sasis.

Hasil Pengelasan
Anda juga bisa melihat permukaan hasil pengelasan yang ada di sekitar radiator. Jika tampak baru di beberapa area, terutama pada dudukan radiator, berarti posisi radiator telah berubah atau diganti. Biasanya, radiator diganti akibat tabrakan depan, terserang karat atau hasil modifikasi.

Lihat Jejak Ban
Sebagai salah satu trik, Anda dapat memperhatikan jejak ban depan dan belakang. Jalankan mobil perlahan sekitar 10 meter dengan kondisi lurus dan basahi semua ban agar jejaknya dapat terlihat. Jika sasis masih lurus, Anda akan melihat jejak ban belakang akan berada di jalur yang sama dengan depan. Tapi untuk sasis bengkok, jejak ban belakang tidak berada di jalur ban depan. Sulit untuk mengatur alignment roda ketika sasis sudah bengkok. Alignment roda tidak benar juga berarti penggantian ban dilakukan lebih cepat akibat keausan tidak merata dan level-nya lebih tinggi dari normal - - -
Selanjutnya, Anda ingin membaca lebih lanjut tentang MOBIL  atau lebih tentang MOTOR?
Suka Artikel ini? Ayo "Subscribe" berlangganan via Email atau Twitter untuk mendapatkan update-nya setiap harinya!
Follow us: twitter: @kikimiqbalsoft







TAGS: automotive, bus, cara, daihatsu, direktori, drag, drag bike, drag race, drift, f1, formula 1, forum, gokart, hatchback, honda, iklan baris, indoprix, iqballez, jeep, jip, kawasaki, klub, komunitas, lcgc, mitsubishi, mobil baru, mobil bekas, mobil murah, modifikasi, motogp, motor baru, motor bekas, motorcross, mpv, nissan, otomotif, otomotifnet, otoshop, otosport, ototest, rally, road race, sedan, slalom, supersport, suv, suzuki, tips mobil, tips motor, toyota, truck, wrc, wsbk, wss, yamaha,

Post a Comment

 
Top