1
Motor HONDA vs YAMAHA  Perbandingan All new Honda CB150R Streetfire VS Yamaha New V-ixion Advance - Yamaha All new V-Ixion lighting jadi motor terlaris di kelasnya dengan angka penjualan hingga 35 ribu unit per bulan. Kesuksesan itu membuat PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing  merilis penerusnya yang bernama New V-ixion Advance (NVA), Mei silam. Kompetitor motor ini adalah Honda CB 150 milik PT Astra Honda Motor. Namun, CB 150 R belum mampu mengalahkan NVA. Hingga akhirnya, AHM merilis All new CB150 R StreetFire Agustus silam.

Pertarungan keduanya pun bakal semakin sengit. Apalagi misi CB terbaru adalah untuk menaklukkan NVA. Bekalnya banyak, AHM telah memperbarui desain, performa, sasis dan bodi CB 150 R facelift. AHM mengklaim, dengan mesin terbaru, motor baru ini dapat dipacu hingga 125 kpj dengan akselerasi 10,5 detik. Konsumsi bahan bakarnya mencapai 40,6 km/liter (Euro2) dan37,9 km/liter (Euro3). CB150R sudah dibekali dengan lampu utama, dan sein LED, panel instrumennya telah digital, sementara NVA masih analog.

Honda CB150R memakai ban berukuran 100/80-17, sementara Yamaha NVA 90/80-17. Ban belakang CB berukuran 130/70-17, sementara NVA 120/70-17. Suspensi depan NVA berukuran 33 mm sementara CB hanya 31 mm. Cakram depan penghenti laju NVA berukuran 245 mm, sementara Honda CB150R berukuran lebih besar, yakni 276 mm.

Di sisi lain, sejak lahir, Yamaha New V-ixion Advance telah ditunjang teknologi balap Yamaha melalui aplikasi rangka delta box yang membuat semakin stabil dan kokoh. Kestabilannya pun ditunjang optimalisasi distribusi depan dan belakang, suspensi monocross, big rear arm, wide tubeless tire & low resistances.

Nah, bagaimana jika spesifikasi keduanya diperbandingkan? Motor lawan motor, motor mana yang akan keluar sebagai juaranya? CB atau NVA? Simak perbandingannya berikut ini.

 Dimensi

All new Honda CB 150 R, lebih besar dari Yamaha new V-Ixion Advance. Tidak hanya lebih panjang, lebar dan tinggi dari NVA, CB juga lebih berat 5 kg. Tak hanya lebih berat, kaki-kaki CB150R juga lebih gambot karena aplikasi ban depan 100/70-17 dan ban belakang 180/70-17. Coba bandingkan dengan NVA yangmemakai ban 9-/70-17 dan ban belakang 120/70-17.

Pemakaian tipe jenis rangka yang berbeda, yakni tussframe (trails) pada CB150R, dan Deltabox pada Yamaha NVA juga berimbas pada perbedaan bobot ini. Nah, perbedaan bobot tentu akan berimbas pada performa keduanya. Utamanya akibat perbandingan tenaga bobot.


Selain perbedaan dimensi dan bobot, CB150R memakai lampu depan LED, sementara NVA masih menggunakan bola lampu biasa. Spidometer CB150R terbaru telah full digital, sementara NVA masih analog. Yamaha NVA punya undercowl menarik, CB150R tidak. Posisi duduk Yamaha NVA lebih rendah, dan CB150R lebih tinggi.


Dimensi All New Honda CB 150 R New V-Ixion Advance
Panjang x Lebar x Tinggi    2.019 x 719 x 1.039 mm 1.925 x 720 x 1.030 mm
Jarak Sumbu Roda   1.293 mm 1.300 mm
Jarak Terendah ke Tanah   169 mm 165 mm
Berat Kosong   136 kg 131 kg

 

 Performa

Yamaha NVA dan Honda CB150R memakai pendekatan berbeda dalam urusan teknologi. Honda memilih DOHC 4 klep dengan roller rocker arm. Sementara pistonnya berlapis molybdenum dengan pilihan transmisi 6 percepatan. Yamaha NVA memakai teknologi SOHC, 4 klep, forged piston, DiAsil dengan transmisi 5 percepatan.

Kapasitas mesin CB150R facelift 149.16 cc sementara Yamaha NVA 149,7 cc. Tenaga puncak CB150R 16,66 hp pada 9.000 rpm, torsinya 13,8 Nm pada 7.000 rpm. Yamaha NVA bertenaga 16,35 pada 8.500 rpm dengan torsi maksimal 14,5 Nm pada 7.500.

Dari angka tersebut bisa dilihat Honda CB150R lebih bertenaga namun kalah dalam urusan torsi. Hanya saja, pencapaian torsi maksimal Honda CB150R diraih pada putaran mesin lebih rendah dari Yamaha NVA. Jika dilihat rasio tenaga bobotnya maka hasilnya, untuk Honda CBR150R mencapai  0,122 sementara Yamaha NVA 0,124. Dari sini bisa kita lihat bahwa rasio tenaga bobot kedua motor ini hanya terpaut sangat kecil.

lep dengan Rocker Arm 4 langkah silinder tunggal
Kapasitas Mesin   149.16 cc 149,7 cc
Tenaga 16,7 hp/ 9.000 rpm 16,36 hp/ 8.500 rpm
Torsi 13,8 Nm/ 7.000 rpm 14,5 Nm/7.500 rpm
Transmisi Manual 6 percepatan Manual 5 percepatan
 

 Kesimpulan

Kami sudah menguji keduanya, dan terus terang kedua motor ini sangat menarik. Tenaga dan torsinya cukup besar, desainnya di atas rata-rata, begitu pula pelayanan purna jualnya. Namun, CBR150R punya keunggulan dalam hal tenaga yang lebih besar. Tetapi Yamaha NVA unggul dengan torsi besarnya. Alhasil putaran bawah cukup mumpuni, meskipun rasio tenaga bobotnya kalah dari Honda.

Jika dibandingkan dengan CB150R, Yamaha NVA lebih enak untuk “ditekuk-tekuk”, sehingga akan sangat asik diajak menikung pada kondisi pengendaraan sehari-hari. Sementara Honda CB150R. Tipikal tenaga besar dan roda besar dibarengi settingan suspensi agak keras, sangat ideal untuk kebut-kebutan hingga menikung pada kecepatan tinggi.

Honda membuktikan CB150R sudah lebih baik dari pendahulunya, akankah mampu menghadang laju NVA? Rasanya belum, apalagi melihat perbedaan performanya keduanya terpaut kecil saja. 
-
Next, Would you like to read more about CAR or more about the MOTORCYCLE?

Post a Comment

 
Top